Sejarah Singkat (Berdiri Sejak 1878)
Pondok Pesantren Kebarongan, yang sekarang terkenal dengan nama Pondok Pesantren Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI) Kebarongan, didirikan oleh Kyai Haji Muhammad Habib pada tahun 1878 M (1296 H).
Setelah berakhirnya Perang Diponegoro, KH. Muhammad Habib hijrah dari Desa Daratan, Prembun, Kebumen menuju sebuah daerah yang dulunya berupa hutan di Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Banyumas untuk menyebarkan syiar Islam.
Sistem pendidikan di MWI terus berevolusi. Dimulai dari sistem Halaqoh (tatap muka) dan Sorogan & Bandongan bagi kaum tani setempat, hingga akhirnya pada masa kepemimpinan periode ketiga (1916), mulai diterapkan sistem klasikal (Madrasi) dengan bantuan Sarekat Islam, dan diresmikan sebagai Madrasah swasta pertama di era Hindia Belanda.
Visi & Misi Yayasan POMESMAWI
"Terwujudnya generasi ulul albab yang senantiasa memurnikan aqidah, mengamalkan syari’ah, berakhlak karimah, mencintai ilmu pengetahuan serta menebarkan rahmat bagi seluruh alam."
- Mensinergikan pendidikan madrasah, pondok, dan masyarakat.
- Memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual berlandaskan Qur'an dan Sunnah.
- Mewujudkan tata kelola yang bersih, akuntabel, dan efisien.
Estafet Kepemimpinan (Pengasuh)
Sanad keilmuan dan keberkahan MWI Kebarongan senantiasa terjaga berkat dedikasi para Kyai dari masa ke masa: